Real gagal menyamai poin Barca

MADRID – Real Madrid menyia-nyiakan peluang menyamai perolehan poin Barcelona di puncak klasemen. Cristiano Ronaldo dkk malah mengikuti jejak rival utamanya tersebut. Yakni, kehilangan dua poin menyusul hasil imbang 0-0 dengan Osasuna di Reyno de Navarra kemarin dini hari (4/1).

Real pun harus tetap tertinggal dua poin di bawah Barca (38-40). Jika kondisi itu terus bertahan, Real hanya punya satu kesempatan untuk menyalip Barca ketika kedua tim head to head dalam El Clasico jilid kedua pada April mendatang.

“Kami melakukan segala hal, tapi tidak bisa mencetak gol,” keluh gelandang Real Marcelo. “Garis pertahanan Osasuna terorganisasi dengan sangat rapi sehingga kami sulit menembusnya,” lanjut pemain asal Brazil tersebut.

Itu kali kedua Real gagal mencetak gol dalam sebuah pertandingan musim ini. Yang pertama terjadi saat Real kalah 0-1 dari Barcelona November lalu.

Hasil seri di kandang Osasuna memang pantas disayangkan. Sebab, barisan penyerang Real sesungguhnya cukup lengkap. Hanya minus Kaka yang beberapa jam jelang kickoff dinyatakan belum siap main.

Namun, tembok pertahanan yang digalang Miguel Flano dkk sangat tangguh. Buktinya, di antara 19 tembakan pemain Real, hanya empat yang benar-benar mengancam gawang Ricardo Lopez. Salah satu peluang terbaik diperoleh Gonzalo Higuain pada menit ke-65. Tapi, tendangan pemain Argentina itu diblok sang penjaga gawang.

Upaya entrenador Real Manuel Pellegrini memasukkan Raul dan Karim Benzema di pertengahan babak kedua pun tidak mengubah keadaan. “Reyno de Navarra bukan stadion yang mudah bagi kami. Pertandingan di sana pasti berlangsung sangat intens,” tutur Pellegrini seperti dikutip AS.

Ya, Osasuna memang sulit ditaklukkan di kandang. Tim sekaliber Barca pun ditahan imbang di Pamplona. “Sejak awal, kami tahu bahwa itu bukan venue yang ramah. Di satu sisi, kami gembira karena main bagus dan tetap mendapatkan poin. Tapi, tetap terasa pahit karena mestinya kami bisa menang,” sesal Sergio Ramos, bek Real, seperti dikutip situs resmi klub.

Di sisi lain, Osasuna jelas happy dengan bisa memetik poin dari lawan tangguh macam Real. Meski begitu, tambahan satu angka belum cukup untuk mengangkat mereka dari papan bawah. Los Rojillos -sebutan Osasuna- masih terjebak di peringkat ke-12 dengan 17 poin.

“Saya sangat gembira karena bisa menahan imbang tim dengan deretan pemain hebat. Kami dapat mengendalikan pertandingan dan tidak membiarkan Real Madrid mengeluarkan kemampuan aslinya,” beber Jose Antonio Camacho, pelatih Osasuna, kepada AS. “Memang, tetap ada kekurangannya, yakni gagal mencetak gol. Padahal, itu paling penting dari pertandingan sepak bola,” lanjutnya.

Camacho menyindir Pellegrini yang dianggapnya tidak becus dalam menangani tim sebesar Real. “Pemain Real masih muda-muda dan sangat bertalenta. Tentu lebih mudah melatih Real ketimbang Osasuna,” tutur eks pelatih timnas Spanyol tersebut.

Namun, ada sisi positif bagi Real. Yakni, mereka tidak direpotkan dengan agenda pertandingan yang padat pekan ini. Sebaliknya, Barca, lawan yang akan mereka hadapi, harus menjalani laga berat melawan Sevilla di babak 16 besar Copa del Rey.

“Memang Copa del Rey akan memecah konsentrasi mereka. Tapi, saat ini kami lebih fokus pada diri sendiri dulu. Kami harus memetik poin penuh di pertandingan selanjutnya,” papar defender Real Ezequiel Garay kepada Soccernet. (na/ca)

Iklan

~ oleh pwgaskin pada Januari 5, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: