hasil ISL

2 Arema v Persipura 1

MALANG – Arema memantapkan posisi di puncak klasemen Indonesia Super League (ISL) 2009-2010. Kemenangan 2-1 (1-0) atas Persipura Jayapura membuat Singo Edan, julukan Arema, mengoleksi 20 poin dari delapan pertandingan. Arema unggul tiga angka atas rival terdekatnya, Persiba Balikpapan.

Dua gol kemenangan Arema atas Persipura pada pertandingan yang dilaksanakan di Stadion Kanjuruhan, Malang, kemarin (9/12) diborong M. Fachruddin pada menit ke-40 setelah memanfaatkan umpan silang dari M. Ridhuan. Fachruddin kemudian menggandakan keunggulan Arema di menit ke-65 melalui gol cantiknya. Setelah melewati tiga pemain belakang Persipura, pemain yang musim lalu membela Persisam Samarinda tersebut bisa mengecoh penjaga gawang Jendry Pitoy dengan melepaskan tendangan tepat ke kiri gawang Persipura.

Unggul 2-0 membuat pemain lini belakang Arema sedikit lengah. Kondisi itu mampu dimanfaatkan pemain Persipura dengan memperkecil kekalahan menjadi 2-1 melalui gol Paolo Rumere di menit ke-72.

Selain tetap berada di puncak klasemen sementara, kemenangan tersebut terasa indah. Itu merupakan pembalasan kekalahan 0-5 yang diderita Arema dari Mutiara Hitam, julukan Persipura, pada ISL musim lalu.

Pelatih Arema Robert Alberts mengatakan, kemenangan atas Persipura merupakan hal yang luar biasa. Alasannya, ada tiga pemain pilarnya yang tidak bisa turun dalam pertandingan tersebut akibat cedera, yakni bek kiri Hermawan, bek kanan Zulkifly Syukur dan gelandang bertahan Landry Poulangoye. Apalagi sejak menang atas Persiwa dengan skor 1-0 (6/12), Chmelo Roman dkk tidak pernah berlatih. Itu dilakukan agar pemain memiliki recovery yang cukup sehingga bisa bermain maksimal lawan Persipura.

Namun, absennya tiga pemain tersebut tidak mengurangi semangat tim berlogo kepala singa itu untuk mengalahkan Persipura, yang merupakan juara ISL. “Meski bermain susah payah, kami akhirnya menang atas tim kuat Persipura,” ucap Robert setelah pertandingan.

Sayang, kemenangan Arema tersebut ternoda akibat ulah suporter Arema yang melemparkan botol minuman ke bench pemain Persipura.

Aksi itu membuat ofisial dan pemain Persipura harus ke tengah lapangan untuk menghindari lemparan botol minuman suporter. Bahkan, salah seorang ofisial Persipura juga melakukan aksi pembalasan dengan melemparkan botol minuman ke suporter di tribun VIP.

Tidak berhenti di situ. Ketika pemain Persipura hendak masuk ke kamar ganti, ada salah seorang suporter yang melakukan tindakan rasisme terhadap pemain Persipura.

Asisten manajer Persipura Anton Imbenai mengatakan, pemainnya mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan dari suporter. Ada ucapan yang tidak pantas. Ucapan itu membuat beberapa pemain Persipura marah dan menyerobot pintu masuk ke tribun penonton.

Bahkan, ada pemain Persipura yang memukul salah seorang suporter. Puncaknya, pemain Persipura merusak pintu kamar ganti pemain, papan tulis, dan tempat sampah.

“Kejadian ini patut disesalkan. Pertandingan yang bagus harus dicederai perkataan rasial. Kami sudah laporkan ke pengawas pertandingan agar ada kebijakan dari komdis PSSI,” jelas Anton.

Ketua Panpel Arema Abdul Haris mengakui bahwa kejadian itu di luar dugaan panpel. Pihaknya sudah melakukan pengamanan yang ekstra untuk menyukseskan pertandingan. Namun, panpel tidak menduga ada suporter yang melakukan aksi pelemparan dan tindakan kurang sopan kepada pemain Persipura.

“Ya, kami minta maaf atas kejadian yang dialami pemain Persipura. Itu semua di luar batas kemampuan panpel,” ucapnya. (gus/jpnn/diq)

Iklan

~ oleh pwgaskin pada Desember 10, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: