Pengacara Tak Perkeruh Kasus Bibit & Chandra

JAKARTA – Kuasa hukum KPK, Ahmad Rifai, menepis tudingan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri bahwa yang memperkeruh suasana dalam kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah, adalah pengacara.

“Itu tidak juga benar. Kita bisa melihat bahwa kasus ini bermula dari sangkaan Pasal 421 tentang penyalahgunaan wewenang dan jabatan. Andaikata polisi melakukan secara benar, yang namanya lawyer tidak akan membela kepentingan klien secara maksimal,” kata Rifai dalam diskusi bertajuk “Mafioso Peradilan, Potret bobroknya pengadilan sekuler” di Wisma Antara, Jakarta, Kamis (19/11/2009).

Dia justru menuding polisi tidak melakukan hal yang tidak benar. Tapi karena yang dilakukan polisi tidak sesuai dengan ketentuan undang-undang dan tidak ada unsur pidana, Bibit dan Chandra masih menjadi tersangka.

“Tentunya Kapolri bisa mengkoreksi mengapa mereka tetap memaksakan, mereka (Bibit-Chandra) masih tetap tersangka,” ungkapnya.

Terkait rekomendasi Tim 8, Rifai yakin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan memenuhinya karena Tim 8 dibentuk untuk mencari fakta dan kebenaran.

Sementara itu, juru bicara kepresidenan era Gus Dur, Adhie Massardi mengatakan sampai kapan pun Indonesia tidak akan terlepas dari masalah korupsi. Pasalnya sistem demokrasi Indonesia yang membuat korupsi tumbuh subur.

Salah satu contohnya, untuk menjadi anggota DPR, orang pasti mengeluarkan uang. Setelah menduduki jabatan mereka akan berusaha mengembalikan uang yang sudah dikeluarkan.

“Satu-satunya jalan untuk mencegah agar korupsi tidak semakin merjalela, maka KPK harus diperkuat,” tegasnya.
(ton)

Iklan

~ oleh pwgaskin pada November 19, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: