biomekanika

Tugas I !!!

Stabilitas berbanding lurus dengan besarnya jarak proyeksi jatuhnya titik beratbadan ketepi alas yang searah gerakan
Analisis  aplikasi  gerakan rool depan

Pada saat sikap awal, badan membungkuk jatuhnya titik berat badan berada di tengah antara posisi kaki dan tumpuan kedua tangan. Pada saat akan melakukan rool depan dengan merusak keseimbangan dengan cara membengkokkan kedua siku tumpuan dan memindahkan titik berat badan kedepan, tumpuan kedua tangan merupakan tepi alas yang searah dengan jatuhnya gerakan badan.

Kesimpulan 
Jadi dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi keseimbangan yang berbunyi “stabilitas berbanding lurus dengan besarnya jarak proyeksi jatuhnya titik berat badan ketepi alas yang searah gerakan”. Agar dapat memperoleh kestabilan yang tinggi maka kita harus memperluas bidang tumpuan kita. Dan begitu juga sebaliknya apabila kita memperkecil sudut bidang tumpuan kita, maka kita akan menjadi tidak stabil.

Tugas II!!
Gerak Lurus Beraturan
1.Membuat angka sendiri dan menghitung !!
Diketahui :
a = 4m
Vo = 6 m/dt
T = 30 dt
Ditanya :
VT…………. ?
ST …………..?

Jawab :
VT = Vo + a.t
= 6 + 4 (30)
= 126
ST = Vo.t +
= 6.30+ 4.(30)²
= 180+ 1800

= 1980
Diketahui :

a = 4m
Vo = 5 m/dt

T = 40 dt

Ditanya :

VT ?

ST ?

Jawab :

VT = Vo + a.t
= 5 + 4 (40)
= 165
ST = Vo.t +
= 5.40 + 4 (40)²
= 200 + 3200
= 3400

Tugas III!!
Menganalisis gabungan antara gerak lurus dan berputar yang menghasilkan gerak linier yang lurus??
TEHNIK PI-VOT pada gerakan bola basket
Gerak lurus beraturan ini terjadi pada saat awalan lari sebelum akhirnya melakukan gerakan untuk pi-vot. Gerak berputar terjadi pada sendi – sendi putar yang digerakkan untuk menghasilkan suatu gerakan kearah depan atau dari satu titik ke titik yang lain.
Sendi – sendi yang berputar antara lain:
Articulatio coxae yang dibentuk oleh caput femoris dan accetabulum.
Articulatio genus yang dibentuk oleh gabungan dari articulatio menisco femoralis lateralis, articulatio menisco tibialis lateralis, articulation menisco femoralis medialis, articulatio menisco tibialis madialis, dan articulatio femoralis patelaris.
Articulatio talocruralis yang dibentuk oleh articulatio maleolli lateralis fibulae, facies articulatio distalis tibiale dan facies articulatio malleolli medialis tibiale.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dari gerakan pi-vot ini ada kombinasi dari sendi – sendi dan juga otot – otot yang ada disekitar sendi tersebut sehingga gerak lurus dan gerak berputar ini dapat terjadi jika adanya suatu gaya yang juga didukung oleh faktor – faktor tersebut.

Tugas V!!!
1.Tolak Peluru
Diketahui : Tolak peluru
Vo = 8 m/dtk
@ =42
g =10 m/dtk
h =2 m
ditanya : jarak jatuhnya lemparan dengan sudut

jawab :
= = +
= 0,305 +
= 0,305 +
= 0,305 +
= 0,305 + 35,668
=35,973

2.Lompat Jauh
Diketahui:
α : 50
β : 50
γ :50
h : 2 m
VO : 8 m/dt
C : 0,85 m

Ditanya :
Berapa jarak lompatan yang dicapai???
Jawab :
=
=
=
=
=
= 8,58
Tugas VI!!!
Aplikasi hukum newton terhadap kegiatan olahraga
1.Hukum Kelembaman
“bola akan dalam keadaan diam atau keadaan gerak kecuali pengaruh gaya yang merubah keadaanya.”
Dalam hukum kelembaman ini ada prinsip – prinsip yang mempengaruhinya yaitu kontinuitas gerak ( dimana aktivitas 2 atau lebih gerak yang berurutan menyokong gerakan kearah yang sama ). Contoh : jika seorang pemain sepak bola mengontrol bola yang datang maka bola tersebut akan berhenti dan mengalami perubahan akibat gaya pemain yang berusaha menghentikan bola tersebut.

2.Hukum Percepatan
“ kerasnya pukulan hanya diubah jika terhadapnya dilakukan kekuatan tambahan”. Dalam penerapan hukum percepatan ini, prinsip – prinsip berikut menghasilkan “percepatan maksimum dan efisiensi gerak “. Contoh seorang open smasher bola voli berusaha mempertinggi lompatan dan menambah kekuatan pukulan untuk mendapatkan pukulan yang keras, dan berusaha mengurangi garakan yang dapat mengurangi kerasnya pukulan.
3.Hukum Reaksi
“ setiap aksi selalu ada reaksi yang sama dan berlawanan “. Prinsip hukum reaksi ini bergantung pada “ perbedaan permukaan dan kekuatan yang berlawanan “. Contoh : jika peloncat indah akan melakukan pendaratan di air, semakin luas anggota badan yang kontak dengan air maka akan lebih banyak air yang menghambur akibat impact tersebut.
Tugas VIII
Buatlah moment gaya berdasarkan aplikasi dalam cabang olahraga :
Dalam olahraga badminton seperti pada saat melakukan smash. Pada saat akan melakukan pemukulan pada shutle kok, pertama posisi shuttle kok harus berada di atas dahulu kepala kemudian raket diayunkan keatas guna untuk memukul shutle kok tersebut. Moment gaya terletak pada saat terjadinya impact antara shutle kok dengan raket yang memukul, untuk mendapatkan pukulan smash kuat dan keras maka tangan moment harus diperbesar pada saat memukul dan juga beban harus diperkecil.
Contoh : seorang smash, menserve bola tenis dengan kecepatan rata – rata 30,35 radial/dtk. Besarnya jarak antara pusat bola sampai dengan pusat pusaran 40 cm ( radius ). Berapakah kecepatan (V)??
Jawab : 30,35 x 40 = 1214 m/dtk
Jika pusat pusaran ditambah 50 cm maka
30,35 x 50 = 1517,5m/dtk
Dari contoh perhitungan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa semakin besar gaya yang dipakai dalam melakukan smash maka akan semakin besar pula kecepatan yang dihasilkan.

Tugas IX

Buatlah aplikasi gaya sentrifugal dalam kegiatan cabang olahraga ??
Pada perlombaan lari estafet 4×100 m, dimana pelari Pertama dan ketiga akan melewati 100 m track lurus setelah itu pelari kedua dan keempat akan melintasi tikungan dengan jari – jari lingkaran lebih kecil, sehingga pelari akan mencoba untuk mencondongkan tubuhnya atau memiringkan tubuh, ini dilakukan agar pelari tidak mengalami pelebaran lintasan atau keluar dari lintasan larinya Gaya sentrifugal terletak pada saat pelari melewati tikungan dengan cara mencondongkan badan tersebut.
Buatlah aplikasi gaya geser dalam kegiatan cabang olahraga ??
Pada perlombaan karapan sapi, dimana pada saat penunggang melewati finish lintasan maka si penunggang akan mencoba menarik tali yang mengait dikepala sapi, ini dilakukan oleh sipenunggang sapi guna untuk menahan laju dari sapi tersebut sehingga dengan hal itu maka sapi akan melakukan pengereman sehingga ini menimbulkan gaya geser antara sepatu yang dipakai sapi tersebut dengan lintasan tanah dari balapan tersebut. Besarnya geseran tergantung dari sepatu yang dipakai sapi dengan lintasan balap tersebut.

Tugas X
Buatlah contoh soal dengan menghitung elastisitas bola pada saat ditendang atau di serve. Apabila kecepatan bertambah bagaimana??
Contoh soal :
Bola sepak ditendang dengan kecepatan 34 m/dt ( U1 ), kecepatan menendang 15 m/dt ( U2). Berat kaki penendang 3,5 kg, berat bola 0,5 kg. koefisien elastisitas bola 0,5. Berapakah kecepatan bola setelah kena tendangan?
V1 =
V1 =
V1 =
V1 =
V1 =
V1 =
V1 = 30,4375 m/dt

Apabila kecepatan berkurang bagaimana??
Bola sepak ditendang dengan kecepatan 25 m/dt ( U1 ), kecepatan pemukul 15 m/dt ( U2). Berat kaki penendang 3,5 kg, berat bola 0,5 kg. koefisien elastisitas bola 0,5. Berapakah kecepatan bola setelah kena tendang?

V1 =
V1 =
V1 =
V1 =
V1 =
V1 =
V1 = 23,125m/dt

Iklan

~ oleh pwgaskin pada November 3, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: